Inilah 6 Kesalahan Hidroponik! Pemula wajib tahu!

Petanipedia.- Hidroponik merupakah sarana bercocok tanam yang sangat digemari dikalangan sekarang. Selain sistemnya yang lebih mudah, Hidroponik juga bisa dijadikan ladang penghasilan yang bagus untuk para petani.

6 Kesalahan Pemula Hidroponik

Namun dibalik mudahnya sistem hidroponik, Banyak sekali kesalahan yang sering kita jumpai karena kurangnya pengetahuan tentang sistem hidroponik itu sendiri. Sudah mencoba banyak hal namun hasil panen tidak sesuai,Malah yang terjadi tumbuhan sudah mati sebelum masa panen berlangsung.

Oleh karena itu sahabat petanipedia disini akan dijelaskan tentang kesalahan yang sering dilakukan oleh pemula dan solusinya.

6 Kesalahan Pemula Hidroponik

1. Mencoba Berbagai Jenis Tanaman atau Sayuran

Perlu diingat, Memang semua jenis tanaman atau sayuran bisa digunakan dalam sistem hidroponik. Akan tetapi setiap tanaman atau sayuran ini memiliki jenis dan perawatan yang berbeda-beda. Jika kita memaksa ingin menanam sayuran atau tanaman yang berbeda-beda akan lebih sulit untuk merawatnya. Nutrisi yang dibutuhkan akan berkurang untuk setiap jenis tanamannya.

Solusinya : 

Sebelum mencoba berbagai jenis tanaman atau sayuran, Alangkah baiknya untuk menanam sayuran seperti kangkung,Selada, Caisim dan Bayam. Dimana jenis sayuran ini sangat mudah untuk ditanam.

Jika dirasa jenis sayuran yang sudah disebutkan tersebut anda sudah panen lebih dari 4 kali, Silahkan untuk mencoba jenis sayuran seperti seledri,mint dan basil. Untuk tanaman buah anda bisa mencoba untuk menanam seperti tomat, cabe dan sebagainnya.

Dengan demikian anda akan lebih paham untuk jenis2 perawatan yang dibutuhkan oleh jenis tanaman yang anda tanam dengan sistem hidroponik.

2. Tidak Menyiram Semaian Benih

Dalam kesalahan ini sering sekali dilakukan oleh pemula dalam hidroponik. Semaian benih merupakan hal penting dalam sukses menanam sayuran. Tanaman atau sayuran akan menjadi stess pada waktu persemaian yang mengakibatkan pertumbuhan menjadi berkurang.

Solusinya :

Selalu cek setiap hari pagi atau sore apakah persemaian tidak dalam kondisi kekeringan. Jikalau kita tidak bisa untuk mengecek setiap saat kita bisa menggunakan media tanam yang bisa menyimpan air dalam waktu yang lama. Dimana anda akan menghemat waktu anda dalam setiap hari. Akan tetapi tetap saja harus sering kita cek untuk lebih memastikannya.

3. Tempat Semaian Benih Tidak Mendapat Sinar Matahari yang cukup

Kurangnya sinar matahari yang terkena semaian benih dapat menggangu proses fotosintesis, Karena semua jenis tanaman membutuhkan sinar matahari untuk proses pertumbuhan. Kurangnya sinar matahari akan terjadi gejala etiolasi pada benih tersebut.

Solusinya :

Pada jenis sayuran daun kita tidak perlu menggunakan plastik hitam atau sengaja ditaruh ditempat gelap, Lebih baik langsung dikenakan sinar matahari langsung.

Waktu yang baik untuk menyemai pada waktu sore hari sebelum gelap. Jika malam sudah dianggap ditutup dengan plastik hitam.

4. Ingin Mencoba Semua Sistem Hidroponik

Bagi pemula terkadang ingin sekali mencoba semua jenis sistem hidroponik yang mengakibatkan bosan dan gagal dalam menamam sebuah tanaman atau sayuran.

Memang bagus untuk kita mengetahui semua jenis sistem hidroponik, Namun terkadang kita malah menjadi gagal fokus dan mengakibatkan tanaman atau sayuran menjadi mati.

Solusinya : 

Untuk pemula lebih baik dan dianjurkan untuk fokus pada 1 sistem hidroponik dulu. Karena yang perlu kita ketahui bersama setiap jenis sistem hidroponik memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, Serta memiliki fungsi yang pasti berbeda-beda.

5.Membuat Nutrisi Sendiri

Dalam membuat nutrisi hidroponik memnagn bisa membuat atau meracik sendiri dengan bahan yang tersedia dipasaran. Akan tetapi jika kita masih pemula bahkan hobby. Untuk biaya yang dikeluarkan akan sedikit lebih banyak daripada membeli nutrisi yang sudah jadi.

Nutrisi yang dibuat sendiri belum tentu juga berhasil, Bahkan sering ditemui kegagalan dalam hal tanaman mati,gosong dan sebagainnya.

Akan tetapi jika kita memiliki kebun yang besar, Kesalahan ini tidak berlaku. Karena jika kita sudah memiliki kebun yang besar, Sudah masuk dalam skala industri dan diwajibkan untuk membuat nutrisi sendiri.

Solusinya :

Jika kita pemula apalagi masih dalam skala hobby atau rumahan, lebih baik membeli dalam bentuk kemasan untuk menghindari terjadinya kegagalan.

6. Jadwal Tanam yang tidak sesuai

Jadwal tanam termasuk sangat penting dan harus diperhitungkan bahkan direncanakan. Karena untuk mengisi instalasi hidroponik yang sedang kita jalani.

Salah dalam perhitungan jadwal tanam dapat menjadi kegagalan dalam panen. Karena kita belum menyemai tanaman atau sayuran lagi sehingga instalasi kosong dan tidak ada tanaman atau sayuran lagi.

Solusinya :

Masa panen tanaman atau sayuran harus kita kenali terlebih dahulu. Harus disiapkan semaian sebelum panen. Bisa kita membuat daftar masa panen terlebih dahulu, Sehingga lebih memudahkan kita untuk menyiapkan semaian benih selanjutnya.

Sebagai contoh seperti ini. Jika kita nemanam sayuran kangkung, Masa panen sayuran kangkung adalah 20 - 25 hari dan masa semaian bening kangkung adalah 7-10 hari. Ketika umur sayuran kangkung ini sudah masuk antara umur 10-15 hari kita sudah harus menyiapak semaian benih baru. Dengan demikian instalasi semaian benih selanjutnya tidak akan kosong.

Sudah kita bahas mengenai kesalahan yang sering terjadi bagi pemula hidroponik. Semoga bermanfaat untuk sahabat petanipedia :).

Post a Comment

Previous Post Next Post