Petanipedia - Cabai memiliki daya minat yang sangat populer dikalangan masyarakat, Selain cara menaman cabai yang sangat mudah. Cabai juga memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Kandungan nutrisi tersebut berupa Vitamin A, B, C, E, potassium, fosfor, kalsium, antioksidan, dan juga protein.
Kandungan Vitamin C dalam cabai sangat tinggi dibandingkan Vitamin C pada buah jeruk. Walau harga cabai semakin kesini semakin tinggi, Tapi tidak mempengaruhi minat masyarak terhadap cabai. Mungkin oleh karena itu sobat petanipedia dalam menanam cabai sendiri dirumah dengan cara menanam cabai hidroponik didalam botol.
Dimana dengan metode hidroponik sobat petanipedia tidak perlu memikirkan lahan untuk menanam cabai nya. Karena tidak perlu membutuhkan tanah sebagai media tanamnya. Melainkan menggunakan botol sebagai media tanamnya. Karena untuk metode hidroponik itu sangat mudah diaplikasikan, Hanya perlu menyiapkan proses penyemaian serta memberikan nutrisi pada air yang nanti akan dipakai agar tanaman dapat tumbuh subur dan tidak layu.
Untuk sobat petanipedia bisa simak berikut cara menanam cabai hidroponik didalam botol yang sudah kita rangkum oleh petanipedia.
1. Menyiapkan Benih Cabai
Dalam menentukan jenis atau benih cabai akan sobat petanipedia tanam, Sobat petanipedia bisa memilih seperti benih cabai rawit, cabai merah besar, atau bisa juga caabai hijau. Dalam memilih benih cabai yang akan sobat petanipedia harus dipastikan benih tersebut memiliki kualitas yang baik, Jika sobat binggung dalam memilih benih cabai yang bagus, Sobat petanipedia bisa lihat pada halaman toko atau sobat klik disini.
Jika sobat petanipedia ingin menanam dengan benih yang ada dirumah, Pastikan benih yang bagus itu seperti cabai tidak terlalu tua dan tidak rusak, Kupas dan ambil Biji cabainya lalu jemur dibawah sinar matahari kurang lebih 2 hari agar benih cabai kering.
2. Menyemaian Benih Cabai
Setelah proses pemilihan benih cabai, Langkah selanjutnya adalah penyemaian benih. Dengan cara benih yang sudah kering direndam didalam air dengan tujuan agar lebih cepat berkecambah. Saat proses penyemaian, pilih benih yang tenggelam dan buang benih yang terapung. Untuk proses perendaman benih hanya berlangsung selamaa 3 jam. Untuk airnya sendiri sobat petanipedia bisa menambahkan zat pengatur tumbuh (ZPT).
Dalam proses penyamaian benih cabai sobat petanipedia bisaa menggunakan tray semaai atau baki. Untuk semaian benih menggunakan campuran sekam bakar, cocopeat dan pasir sebagai media tanam dalam perbandingan 1 : 1 : 1 dan basahhi dengan air secukupnya saja.
Untuk proses penyebaran benih pastikaan diberi jarak agar cabai yang tumbuh tidak terlalu berdempetan. Diamkan benih tumbuh tunas, Usahakan selama proses penyemaian terhindar dari sinar matahari.
3. Menyiapkan Media Tanam
Setelah proses penyemaian sudah sobat petanipedia lakukan, proses selanjutnya yaitu menyiapkan media tanam. Sembari kita menunggu proses penyemaian selesai. Untuk media tanam ini sobat petani bisa menggunakan campuran dari cocopeat dan arang sekam. Dengan perbandingan 1 : 1, Campur kedua bahan tersebut hingga merata dan taruh pada tempat yang akan kita gunakan seperti botol bekas air mineral.
Dalam menyiapkan media pada botol, sobat petanipedia bisa memotong botol menjadi 2 bagian, Dimana botol bagian atas akan menjadi tempat media tanam, Sedangkan untuk botol bagian bawah nantinya akan menjadi tempat air yang bernutrisi.
Gabungkan kedua bagian botol tersebut menggunakan kain flanel/sumbu kompor. kain flanel tersebut untuk mengantarkan nutrisi supaya diserah dan membasahi media tanam dan akar. Untuk air yang ada dibawah botol hanya sebanyak 1/3 dari ukuran botol.
4. Penanaman Benih Cabai
Setalah proses diatas sudah sobat sudah lakukan dan benih sudah siap untuk ditanam, Sudah saatnya sobat petanipedia menaman benih langsung pada media hidroponik. Dalam menggunakan metode hidroponik, Benih cabai baru bisa dipindahkan jika benih cabai sudah muncul daun atau biasanya usia benih sekitar 20 sampai 23 hari. Cara penaman dengan media botol sobat petanipedia bisa membuat lubang di tengah-tengah media tanam sedalam 0.5 cm. Setelah itu masukan benih cabai tersebut dengan hati-hati. Jika sobat petanipedia dalam melakukan penyiraman, Sobat petanipedia bisa menggunakan sprayer saja. Jangan menyiram dengan air langsung.
5. Perawatan
Proses terakhir adalah perawatan seperti memberikan nutrisi pada tanaman cabai yang sobat tanam. Memberikan nutrisi seperti nutrisi nitrogen fosffor kalium (NPK), Harus dengan komposisi yang tepat. Sering mengecek dan menambahkan air pada botol bawah. Pastikan sobat petanipedia meletakan media tanamnya agar terkena sinar matahari, Supaya cabai dapat tumbuh maksimal.
Umur tanaman cabai bisa sobat petanipedia panen dalam waktu usia cabai 3 bulan dan buah cabai menggantung didahannya sudah berwarna kuning atau merah.
Semoga penjelasan Cara Menaman Cabai Hidroponik Dengan Botol dapat menjadi insipirasi sobat petanipedia, Selamat mencoba!



