Petanipedia - Hidroponik Substrat atau yang biasa kita sebut dengan metode penanaman yang tidak menggunakan air sebagi mediannya. Akan tetapi lebih menggunakan media padat tapi bukan pula tanah yang bisa menyerap atau menyediakan nutrisi berupa air dan oksigen. Namun media tanam tersebut harus mampu mendukungg akar tanaman seperti fungsi tanah.
Media hidroponik substrat biasaanya menggunakan sepertti batu apung, pasir dan serbuk gergaji. Dimana media tersebut sudah mampu menyerap nutrisi seperti air dan oksigen dan juga mampu menjadi penganti tanah.
Untuk media yang akan digunakan sebagai media hidroponik substrat sebaiknya di sterilkan terlebih dahulu untuk mencegah mikroorganisme pathogen yang dibawa oleh media tanam. Cara yang biasa dilakukan dalam mensterilkan bisa menggunakan penguapan atau dengan bahan kimia.
Selain harus menahan air, media juga harus bisa melewatkan air. Oleh karena itu, media yang mengandung partikel halus harus dihindari untuk meningkatkan sirkulasi oksigen dalam substrat. Oleh karena itu, media partikel kecil dengan kapasitas retensi air yang baik belum tentu merupakan media yang ideal.
Tanaman hidroponik akan bergantung pada Anda untuk mendapatkan nutrisi. Nutrisi ini dapat disediakan dengan menyiram atau mengalir melalui sistem irigasi. Dalam sistem irigasi, larutan nutrisi dipompa dan diedarkan ke seluruh tanaman. Larutan nutrisi yang dipompa harus mengandung air, nutrisi dan oksigen. Unsur hara yang diberikan harus mampu memberikan air secara merata pada setiap tanaman.
